h1

Surat untuk Adek

September 1, 2009

Melalui surat ini, aku ingin menyakinkanmu jika kelak aku menjadi suamimu bahwa :

Aku akan berusaha menjadi suami yang memperlakukanmu dengan baik dan bertanggung jawab. insya Allah aku akan berusaha menjaga kamu, menyayangi kamu, dan menjadikan kebahagiaan kamu sebagai hal pertama yang akan saya usahakan setelah kewajiban saya kepada agama dan orang tua.

Karena aku tahu

karena wanita ingin dimengerti
Lewat tutur lembut dan tingkah laku
Manjakan dia dengan kasih sayang

Duhai calon istriku ?aku tahu kau bukanlah robot yg tidak akan pernah merasakan letih, kelak aku akan membantumu dalam mengatur rumah tangga kita, tidak akan aku limpahkan semua urusan rumah tangga hanya kepadamu tanpa mau memperdulikan dan mengerti keletihanmu.
Duhai calon istriku ?Kau bukanlah patung tak berperasaan, kelak aku akan setia padamu, menyanyangimu dan menghormatimu layaknya ratu dalam hatiku.

Duhai calon istriku?sungguh yang kuharapkan hanyalah kebahagian dalam rumah tangga kita, yang kudambakan hanyalah aku menggenggam tanganmu dan membawamu ke surga dunia dan akhirat?Untuk itu maukah kau aku ajak untuk menyelami kehidupan yang paling berbahagia, mari kita saling mengerti, memahami, dan mengasihi selayaknya dua insan yang raga dan jiwanya telah saling menyatu?oh sungguh bahagianya aku jika memiliki istri yang mau mengerti aku dan belajar bersama mengenai cinta dan kasih. SubhanAlloh?

Duhai calon istriku?sebelumnya aku ingin berterima kasih padamu karena kelak engkau mau menerima niatku. Percayalah aku akan menjagamu dalam mengarungi lautan hidup, menjadi sandaranmu saat ragamu letih dan bersedih, membantumu untuk menjadi seorang ibu yang paling berbahagia, menemanimu di saat usiamu telah senja, dan tempat mencurahkan seluruh perasaan hatimu. Sungguh aku akan menjadi suami yang paling berbahagia jika memiliki istri yang menyayangi dan mencintaiku karena Alloh dan semoga itu dirimu.

Namun saat melihat kenyataannya bahwa begitu banyak rumah tangga yg awalnya saling mencintai, harmonis, dan bahagia tapi tak lama berselang rumah tangga tersebut hancur tak bersisa dan tidak sedikit pula suami-istri yang saling menyakiti baik fisik maupun mental?Aku tak bermaksud untuk menakutimu wahai calon istriku, aku harap engkau yakin aku akan memperlakukan kamu sebagai istriku dengan baik.?Tapi sebelum aku memasuki kehidupan baru denganmu, izinkanlah aku mengajukan beberapa pormohonan padamu agar engkau dapat memahami isi hatiku sebagai seorang laki-laki dan seorang suami?

Ketika kelak aku memintamu untuk berhenti bekerja, jangan pernah merasa itu untuk mengekang kebebasanmu. Tapi anggaplah hal itu karena aku terlalu mencintaimu, sehingga aku tidak rela melihatmu bekerja keras demi mendapatkan kekayaan dunia. Dan karena akupun tahu kewajibanku lah memenuhi kebutuhan rumah tangga kita buatmu, dan buat anak-anak kita.

Dan ketika aku memaksamu untuk menutup auratmu, jangan pernah anggap itu sebagai perampasan kebebasanmu. Tapi karena aku adalah laki-laki pencemburu, sehingga aku tidak akan pernah ikhlas jika lelaki lain memandangi tubuhmu dengan tatapan nafsu. Sungguh aku cemburu disaat kamu memperhatikan lawan jesnis mu yang lebih dari aku dan aku yakin kamu pun cemburu ketika aku memperhatikan lawan jenis ku yang hanya sekilas mata. Aku juga adalah lelaki pencemburu dan Rasul menginginkan aku untuk menjadi pencemburu, namun aku ingin mencemburui mu dengan batasan-batasan bukan cemburu yang asal cemburu. Karena kecemburuan ku ini adalah landasan untuk aku terus menjaga mu dari khilaf mu hingga kahirnya Azza Wajalla menghadiahkan kesetiaan yang paling indah.

Dan juga bila aku tidak mengizinkanmu mempekerjakan pembantu atau suster di dalam rumah tangga kita. Anggaplah itu karena aku sangat menyayangimu, agar kamu tidak menyesal di kemudian hari karena kamu tidak bisa melihat anak-anak kita tumbuh dalam asuhanmu.

Kemudian saat aku melarangmu untuk bebas keluar rumah tanpa izinku. Ketahuilah aturan itu karena aku sangat merindukan dan mengkhawatirkanmu, sehingga aku akan merasa gelisah jika kamu tidak berada di rumah. Janganlah merasa kebebasanmu terinjak-injak jika kelak aku membatasi pergaulanmu. Hal itu karena aku terlalu mengasihimu, sehingga aku tidak ingin melihatmu terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

Intinya insya Alloh aku membatasi kebebasanmu bukan karena egoku, tetapi harus engkau pahami sebagai kewajiban dan tanggung jawab yang Alloh berikan kepadaku sebagai seorang suami.

Aku heran dengan para istri yg menyerukan kebebasan, sungguh sangat bodoh jika seorang istri merasa bahagia saat sang suami membebaskan cara berpakaian istrinya, tahukah sang istri bahwa perlakuannya itu pertanda sang suami tidak memiliki rasa cemburu kepadanya sekalipun banyak mata lelaki buaya yg menikmati kemolekan tubuh istrinya?Dan aku heran dengan para suami yg memperbolehkan istrinya untuk keluar rumah dengan bebas, lalu saat sang suami pulang kerja didapatinya rumah berantakan dan tidak ada makan malam untuknya karena sang istri terlalu sibuk bekerja atau bergosip dengan tetangganya?Duhai calon istriku, saat aku telah menjadi suamimu aku harap engkau mengerti jika aku menggunakan hak-ku sebagai seorang suami untuk membimbingmu, agar tidak akan pernah terperosok ke dalam faham kebebasan yg penuh dengan tipu daya?

11 komentar

  1. Indah bangeett…

    mm penulisan tanda tanya ma spasinya ada yg kurang tepat tu.. :p


    • mmm… katanya gak nyampe ke hati.. :p
      mana seri keduanya ? kok gak dikirim..


  2. seri dua?? ya de.. ntar ya cari inspirasi dulu.. 😀
    sabar ya fans-ku.. :p


  3. nahhh kan situ juga pengen nkah kan, hayooo mas dian adek nya yang mana..???

    diriku doain, situ adalah lelaki yang dengan 3 kriteria entu yak, ini tolong dibaca dan jadilah seperti ini :

    lelaki yang hanya punya akal, mungkin akan berani berselingkuh, lelaki yang hanya beragama mungkin engga akan berani berselingkuh, karena juga enggak takut bercerai atau poligami engga’ ngerasa salah dan diperbolehkan menurut agama dan hukum. tapi lelaki beragama yang punya hati, tak mungkin menyakiti KAMI dengan selingkuh atau poligami.


    • Lha ya kepengin banget nikah to.. itu Adeknya sering ngintip blog ini kok.. hayoo ngaku… mana orangnya..

      Iyow lah.. Menurut agama memang poligami itu dibolehkan.. ya saya setuju aja.. klo ada yang melakukannya ya monggo aja.. lha wong dibolehkan kok..
      namun buat diriku satu udah lebih dari cukup..


  4. hmm.. kalimat terakhir harusnya dibold ni..🙂

    — lelaki beragama yang punya hati, tak mungkin menyakiti KAMI dengan selingkuh atau poligami —


    • Iya deh dibold niy..

      – lelaki beragama yang punya hati, tak mungkin menyakiti KAMI dengan selingkuh atau poligami –


  5. hmm.. ada lagi yg perlu di bold lagi ni..😀.
    – buat diriku satu udah lebih dari cukup.. –


    • Iya adek, calon istriku.. Cuman dirimu kok.. Dah lebih jelas daripada ngebold pernyataan di atas to..


  6. ebuset dah,, mba upit iak si adek entu.. huaaaa,,, asik asik *lha kenapa diriku yang jejingkrakan, g nyambung DOH..!!!

    mba mba’ kenalan dulu lha.. maen2 to mba kerumah diriku,, rumah dirimu alamt ne ndi..?? g bisa di klik😉

    *salaman, peuk2, cipiku2🙂


  7. halo pa kabar.. *salaman, peuk2, cipiku2* 🙂
    beneran boleh main yaa.. tapi main2 ke blog nya dulu de..



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: